4 Jenis Makanan untuk Kesehatan Mata, Bukan Hanya Wortel

4 Jenis Makanan untuk Kesehatan Mata, Bukan Hanya Wortel

Mata ialah jendela dunia. Dokter Specialist Mata RS An-Nisa dan Klinik Mata Netra Tangerang, Karinca Melia Arundini menjelaskan rerata mata bekerja 16 jam satu hari. “Jumlah itu banyak loh, lebih dari 1/2 hari,” ucapnya pada WiSTEM2D Talk bertajuk Amazing Contact Lenses pada 13 Oktober 2022 yang ditayangkan secara online.

Karinca menjelaskan pemakaian mata itu dapat semakin dari 16 jam saat seorang sedang asyik menonton seri atau tv. “Rekan-rekan yang menonton drama korea atau seri, tentu matanya bekerja semakin banyak. Kebayang jika mata ada masalah, maka memengaruhi aktivitas setiap hari,” sambungnya.

Sebagai panca indera yang penting, mata perlu untuk dijaga. “Supaya bisa dicicipi dalam periode waktu lama, sampai tua. Karena makin tua umur, pancaran sinar makin bertambah dan metabolisme makin sedikit. Ini memacu kerusakan oksidatif,” ucapnya.

Ada cara-cara yang dapat dilaksanakan untuk mempertahankan kesehatan mata sejak dari awal. Salah satunya langkah penangkalannya dengan konsumsi makanan dan mikronutrien. “Kerusakan oksidatif bisa dikurangkan dengan diet anti oksidan dan anti inflamasi,” sambungnya.

Berikut 4 jenis makanan untuk kesehatan mata:

1. Vitamin C
Vitamin C dapat diperoleh dari jeruk, anggur, kiwi, strobery, tomat paprika merah dan hijau, dan brokoli.

2. Vitamin E
Vitamin E dapat didaoat dari almond, kuaci, minyak zaitun dan alpukat. “Tidak diduga kan, cemilan seperti kuaci bagus faedahnya untuk kesehatan mata . Maka tidak boleh hanya makan wortel saja,” ucapnya.

3. Zinc
Kita dapat memperoleh zinc dari kacang-kacangan, beberapa bijian, daging atau makanan laut, produk susu dan telur.

4. Lutein dan Zeaxantahin
Ke-2 zat ini sebetulnya telah berada di mata kita. Tetapi kadang perlu ditambah lagi konsumsi supaya keperluannya tercukupi. Beberapa makanan yang dapat menambahkan zat ini ialah kangkung, bayam, lobak, brokoli, asparagus dan buah-buahan warna seperti pepaya, persik dan mangga.

See also  Terbaru Bisnis: Karyawan GrabKitchen Terkena PHK Bisa Ganti rugi, IPO Perusahaan Jilbab Aa Gym

Bersamaan dengan momen Hari Penglihatan Sedunia (World Sight Day), Johnson dan Johnson Indonesia (PT Johnson dan Johnson Indonesia) bersama Prestasi Junior Indonesia (PJI) ajak kenaikan kualitas kesehatan angkatan muda Indonesia, terutamanya wanita muda. Salah satunya triknya dengan melangsungkan seminar pembelajaran kesehatan mata bertema “WiSTEM2D Talk: Amazing Kontak Lenses” secara online untuk 150 pelajar SMA dan mahasiswa.

Studi International Agency for the Prevention of Blindness (IAPB) di tahun 2020 mengatakan jika 1,1 miliar orang di dunia alami kehilangan kekuatan pandangan dengan tingkat keparahan dimulai dari enteng, berat, sampai kebutaan keseluruhan dan diprediksikan terus akan bertambah sampai 1,75 milyar orang pada tahun 2050. Keadaan yang lebih memprihatinkan kembali, 55 % pasien permasalahan pandangan ini ialah golongan wanita. Ini terjadi karena beragam kendala yang ditemui wanita untuk terhubung service dasar perawatan kesehatan mata, terhitung ongkos, ketakmampuan untuk melancong, minimnya support sosial, dan terbatasinya akses ke info dan sumber daya.

Devy Yheanne, Country Leader of Communications and Public Affairs, PT Johnson dan Johnson Indonesia mengutarakan teamnya selalu berperanan aktif dalam membuat inovasi-terobosan yang bisa menolong warga dalam hadapi bermacam rintangan kesehatan, terhitung masalah pandangan. “Selainnya lewat beragam produk kesehatan yang kami punyai, usaha ini direalisasikan dalam inisiatif WiSTEM2D (Women in Science, Technology, Engineering, Math, Manufacturing, and Design) yang diselenggarakan untuk menyiapkan akses yang sama dengan untuk wanita, terutamanya angkatan muda, pada wacana dan sumber daya berkenaan kesehatan, terhitung kesehatan mata,” ucapnya.

Teamnya yakini, tingkat kesadaran dan kualitas kesehatan yang lebih bagus akan membuka semakin banyak kekuatan dan peluang untuk tingkatkan kualitas kehidupan mereka secara detail. “Keinginannya, makin bertambah pihak yang di inspirasi dari ide ini untuk ikut serta mempropagandakan keutamaan keterjangkauan warga pada info dan service kesehatan untuk merealisasikan komune dan dunia yang lebih sehat,” ucapnya.

See also  Gelak Tawa Hias Sidang "Obstruction of Justice" Pembunuhan Brigadir J, Karena Beskal Ini...

Sebenarnya, pemeriksaan mata secara periodik penting untuk dilaksanakan. Ini bisa menolong kita untuk ketahui keadaan indera pandangan dan lakukan pengatasan lebih cepat jika teridentifikasi ada masalah. Tetapi sayang, survey Hello Health tahun 2021 memperlihatkan 45 % warga Indonesia tidak pernah periksakan matanya. Mereka baru rasakan urgensi untuk lakukan pemeriksaan jika mulai alami pandangan yang rabun (49%) atau tanda-tanda yang lain tidak biasa (41 %). Bahkan juga, cuma 1 dari 10 orang yang betul-betul berobat ke dokter specialist mata sebagai sisi dari pemeriksaan teratur.

Robert Gardiner, Academic Advisor and Operations Counsel Prestasi Junior Indonesia menjelaskan data itu memberikan indikasi jika rendahnya kesadaran warga untuk periksakan mata disebabkan karena kurangnya wacana. Maka dari itu, keterlibatan siswa dalam aktivitas ini bisa menjadi pengalaman yang membuka penglihatan dan memacu timbulnya kesadaran dan peralihan sikap dalam perawatan kesehatan mata. “Kami mengharap beberapa peserta terpacu untuk membagi wacana yang sudah mereka dapatkan ke keluarga dan famili paling dekat supaya makin bertambah warga Indonesia yang sensitif pada rumor kesehatan mata. Dengan support Johnson dan Johnson Indonesia, PJI terus akan mengeksploitasi rintangan warga di bagian kesehatan yang lain dan berusaha meningkatkan ide pembelajaran kesehatan untuk menolong sediakan jalan keluarnya,” ucapnya.

Check Also

Pemeliharaan Sungai Ciliwung Dapat Jadi Ukuran Perawatan Sungai Lain di Indonesia

Pemeliharaan Sungai Ciliwung Dapat Jadi Ukuran Perawatan Sungai Lain di Indonesia Menteri Pekerjaan Umum dan …