Bercakap Pelantikan, Heru Budi Hartono: Pak Anies Baswedan Ingin Belikan Saya Sepatu

Bercakap Pelantikan, Heru Budi Hartono: Pak Anies Baswedan Ingin Belikan Saya Sepatu

Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono menyebutkan tatap muka dengan Gubernur DKI Anies Baswedan ini hari mengulas topik yang enteng. Satu diantaranya berkenaan atribut untuk dilantik sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Jakarta.

Ke Heru, Anies menanyakan sudahkah mempersiapkan sepatu, topi, sampai pakaian. “Beliau (Anies) menjelaskan sepatunya telah dipersiapkan belum,” kata Heru di Balai Kota, Jakarta Pusat. “Wah saya lupa, saya ngomong belum.”

“Ya telah saya belikan,” tutur Heru tirukan pengakuan Anies. “Beliau (Anies) ingin membelikan sepatu,” sebut Heru.

Ini hari Heru mengunjungi kantor Anies di Balai Kota Jakarta. Anies mengundang Heru untuk makan siang. Anies lalu bertanya kembali apa Heru sudah mempersiapkan pakaian. Ini kali Heru telah mempunyai pakaian untuk pelantikan pada 17 Oktober kedepan.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menanyakan kembali masalah topi. Kembali lagi Heru belum menyiapkan topinya, hingga Anies ingin membelikan. “Itu saja ngobrolnya,” tutur Heru.

Awalnya, Tim Penilai Akhir (TPA) yang dipegang Presiden Joko Widodo alias Jokowi putuskan Heru sebagai Pj Gubernur Jakarta pada Jumat kemarin. Faktor hubungan menjadi salah satunya argumen kepala negara pilih Heru.

Anies lengser pada 16 Oktober 2022. Dalam pada itu, pengukuhan Heru oleh Jokowi direncanakan berjalan sehari selanjutnya.

Penjabat atau Pj Gubernur DKI Jakarta dipilih Heru Budi Hartono menjelaskan akan melanjutkan program pengaturan banjir dengan sumur serapan Anies Baswedan.

Menurut Heru, program sumur serapan ala-ala Anies itu baik dibikin di sejumlah tempat di Jakarta. “Jadi sumur serapan itu di sejumlah tempat tertentu seperti Jakarta Selatan yang ia cekung, kan jika sungainya di atas ia di bawah, kita harus buat sumur serapan itu, kelak kita saksikan,” kata Heru di Istana Negara, Jakarta Pusat.

See also  Anies di Depan Rizieq: Langkah yang Dilaksanakan Tidak Selalu Disongsong di Kota ini

Program sumur serapan ini awalnya mendapatkan protes dari beberapa pihak. Fraksi PDIP dan Fraksi Partai Solidaritas Indonesia di DPRD DKI Jakarta misalkan, minta Anies hentikan program ini dan melanjutkan program normalisasi untuk mengatasi banjir.

Walau program sumur serapan memetik banyak penilaian negatif, Heru menyebutkan program itu masih tetap dapat digerakkan. “Hanya volume dan penempatannya yang kita saksikan. Dan yang memprogramkannya kan dinas-dinas yang eksper,” tutur Heru.

Presiden Jokowi sudah pilih Heru Budi Hartono sebagai Pj Gubernur DKI gantikan Anies Baswedan yang lengser. Heru akan menjabat sepanjang 2 tahun sampai Pemilihan kepala daerah DKI diadakan pada 2024.

Heru Budi dipilih sebagai Pj Gubernur DKI sesudah melalui sidang Team Penilai Akhir oleh Kementerian Dalam Negeri. Sidang itu tentukan satu nama dari 3 Pj Gubernur.

Adapun ke-3 orang itu, diantaranya Heru Budi Hartono, Sekda DKI Jakarta Marullah Matali, dan Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kemendagri Bahtiar.

Presiden Joko Widodo ditegaskan akan mengangkat Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono jadi Penjabat atau Pj Gubernur DKI Jakarta pada Senin minggu kedepan, 17 Oktober 2022. “Iya benar (dilantik 17 Oktober),” tutur Heru saat dikontak.

Sepintas berkenaan Heru Budi Hartono, ia menjabat sebagai Kepala Sekretariat Kepresidenan semenjak 2017. Heru dijumpai sempat duduk diberbagai kursi jabatan di DKI Jakarta, satu diantaranya sebagai Wali Kota Jakarta Utara di tahun 2014.

Pada 2008, Heru Budi Hartono menjabat sebagai Kepala Sisi Prasarana dan Fasilitas Perkotaan Kota Jakarta Utara. Sesudahnya, dia sempat jadi Kepala Biro Kepala Daerah dan Kerjasama Luar Negeri (Kabiro KDH dan KLN) pada 2013. Pada zaman Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, Heru tempati status sebagai Kepala Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah DKI Jakarta.

See also  Narasi Hotman Paris Ingin Bela Teddy Minahasa dan Gagal Jadi Advokat Ferdy Sambo

Check Also

Gerindra-PKB Masih tetap Ingin Dirikan Sekber di tengah Rumor Perjodohan Prabowo-Ganjar

Gerindra-PKB Masih tetap Ingin Dirikan Sekber di tengah Rumor Perjodohan Prabowo-Ganjar Dalam kurun waktu dekat …