BP BUMD DKI Malas Beri komentar Masalah Sudirman Said Mundur selaku Komut Transjakarta

BP BUMD DKI Malas Beri komentar Masalah Sudirman Said Mundur selaku Komut Transjakarta

BP BUMD tidak dapat memberi komentar masalah waktu RUPS dan calon alternatif Sudirman Said sebagai Komisaris Utama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta). Ingat, Sudirman Said sudah ajukan surat pemunduran diri per 10 November 2022.

“Itu saya tidak dapat komentar. Saya untuk hal tersebut tidak dapat memberi komentar karena saya ditugaskan cuma untuk menjawab berkaitan dialog ini,” kata Kepala Bidang Usaha Pangan, Utilitas, Perpasaran dan Industri BP BUMD DKI Jakarta Thomas saat dijumpai di Hotel Grand Cempaka, Jakarta Pusat.

Awalnya, Sudirman Said mengatakan ketetapannya mundur dari kedudukan Komisaris Utama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta), dan ajukan status nonaktif dari Sekretaris Jenderal Palang Merah Indonesia (PMI) untuk konsentrasi jalani kegiatan politik.

“Saya punyai beberapa argumen kenapa saya putuskan ajukan status nonaktif di PMI dan mundur dari Komisaris Utama PT TJ (Transjakarta),” kata Sudriman Said.

Melakukan aktivitas politik, katanya, sebenarnya ialah penuhi panggilan melayani publik. Penggerak masuk politik akan baik bila dilandasi niat lakukan pembaruan atas kondisi kehidupan publik.

“Karenanya saat menjalankan kegiatan politik semestinya beberapa aktor jaga norma, lebih dari sekedar sikap legalistik,” katanya.

Menurut Sudirman, bekerja dalam daerah politik, langkah pandang yang dipakai ialah legalistik. “Kita dapat menanyakan begitu jumlahnya dasar legal yang dipaksa untuk menjustifikasi perlakuan yang sudah dilakukan, khususnya oleh beberapa pihak yang menggenggam kekuasaan,” kata Sudirman Said.

Ketetapannya untuk mundur dari Komisaris Utama Transjakarta dan ajukan status nonaktif dari Sekjen PMI, katanya, hanya jaga norma supaya tidak muncul pemahaman bentrokan kebutuhan.

“Dalam masalah ini saya pilih jaga etik. Norma dan logika publik menyarankan supaya kegiatan politik menghindari kita dari kekuatan atau pemahaman bentrokan kebutuhan, memakai sumber daya yang tidak sepantasnya untuk jalankan jadwal politiknya,” sebut Sudirman Said.

See also  Peruntukan Subsidi Ticket Transjakarta di APBD DKI 2023 Dikurangkan Rp 409 Miliar, Untuk Mobil Dinas Polri dan TNI

 

Check Also

Polda Metro Jaya Kembali Aktifkan Tilang Manual, Ini Pelanggaran yang Dibidik

Polda Metro Jaya Kembali Aktifkan Tilang Manual, Ini Pelanggaran yang Dibidik tuntunan Direktorat Lalu Lintasi …