Dewan Kesenian Jakarta Sangkal Ada Kekacauan dalam Permufakatan Kesenian di TIM

Dewan Kesenian Jakarta Sangkal Ada Kekacauan dalam Permufakatan Kesenian di TIM

Humas Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) Sena Fransiskus menentang ada kekacauan dalam permufakatan kesenian di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, ini hari.

“Tidak ada kekacauan yang gimana-gimana. Cuma sedikit ada silang opini saja. Semua aman,” kata Sena.

Sampai sekarang ini, katanya, permufakatan yang diadakan di Teater Wahyu Sichombing di TIM masih berjalan dengan aman. “Saat ini masih berjalan dan aman, tidak ada yang gimana-gimana,” katanya.

Hal tersebut dikatakan Sena menyikapi video yang diterima Tempo yang merekam keadaan gaduh dalam Permufakatan Kesenian Jakarta 2022 yang diselenggarakan diadakan DKJ di Taman Ismail Marzuki (TIM).

Dalam konferensi pers awalnya, Ketua Pengurus Harian Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) Danton Sichombing menjelaskan permufakatan itu mempunyai tujuan untuk sampaikan beragam hal mengenai perubahan kesenian di Jakarta. Menurutnya, aktivitas itu ialah permufakatan pertama berdasar Peraturan gubernur nomor empat tahun 2020.

“Sejarah TIM ini ialah ruangan diskusi secara resmi dan tidak resmi. Permufakatan ini sebagai usaha pertama kali yang masih didalami, baik tehnis atau hal-hat berkaitan bagaimana menyambungkan, cari rekanan-relasi satu sama lainnya,” tutur Danton di Teater Sjumandjaya, Kineforum, Taman Ismail Marzuki.

Melalui permufakatan itu, ketua pengurus harian Dewan Kesenian Jakarta itu mengharap dapat menyaksikan apa keperluan untuk lebih memajukan kesenian Jakarta. “Sejauh ini DKJ benar-benar bersinggungan kuat dengan kerja-kerja birokrasi dinas tugas sampai gubernur DKI Jakarta. Dalam Peraturan gubernur, DKJ sebagai partner gubernur untuk memberi perkembangan kesenian Jakarta,” kata Danton.

Tetapi permufakatan DKJ itu dilawan oleh Masyarakat Kesenian Jakarta. Ketua Badan Pengurus Harian Masyarakat Kesenian Jakarta (MKJ), Arie Batubara, menjelaskan pihaknya menampik gagasan penyelenggaraan musyawarah versus Dewan Kesenian Jakarta (DKJ).

See also  Luhut Pandjaitan Sebutkan Penyiapan KTT G20 Nyaris 100 %

Menurutnya, permufakatan itu diperhitungkan tidak sesuai dengan dalam Peraturan gubernur Nomor 4 Tahun 2020 mengenai Sekolah tinggi Jakarta dan Dewan Kesenian Jakarta, baik yang karakternya normatif atau signifikan.

Check Also

Gerindra-PKB Masih tetap Ingin Dirikan Sekber di tengah Rumor Perjodohan Prabowo-Ganjar

Gerindra-PKB Masih tetap Ingin Dirikan Sekber di tengah Rumor Perjodohan Prabowo-Ganjar Dalam kurun waktu dekat …