DPRD DKI Meminta Jakpro Satukan Anak Upayanya karena Terus Tidak untung

DPRD DKI Meminta Jakpro Satukan Anak Upayanya karena Terus Tidak untung

Komisi C DPRD DKI Jakarta minta Pemerintah provinsi untuk lakukan merger atau penyatuan anak usaha PT Jakarta Propertindo (Jakpro). Anak usaha Jakpro dipandang tidak produktif dan membebankan Jakpro karena terus tidak untung.

Adapun Jakpro mempunyai tujuh anak usaha, yakni PT PMJ Land, PT Jakarta Konsultindo, PT LRT Jakarta, PT Jakarta Utilitas Propertindo, PT Jakarta Infrastruktur Propertindo, Jakarta Oses Energi, PT Jakarta Jalan keluar Lestari.

Wakil Ketua Komisi C DPRD DKI Rasyidi menjelaskan, Jakpro sampai sekarang ini belum memberikan pertanda lebih baik. Tanda intinya ialah Jakpro tidak juga memberi keuntungan usahanya ke Pemerintah provinsi DKI Jakarta. Walau sebenarnya, pelibatan modal daerah (PMD) ke PT Jakpro lebih dari Rp1 triliun.

“Hasil dari apa yang dikatakan sebagian besar anggota Komisi C jika sebetulnya Jakpro itu tidak bisa apapun. Mereka baru usaha kurang lebih dua atau 3 tahun kembali baru sehat. Saat ini itu sebenarnya kurang sehat, belum sehat dari sisi keuangan,” kata Rasyidi saat pertemuan dengan Jakpro, diambil dari situs DPRD DKI.

Menurut Rasyidi, lingkup perusahaan Jakpro terlampau besar. Oleh karena itu, Rasyidi minta Badan Pembimbingan Badan Usaha Milik Daerah (BP BUMD) DKI Jakarta untuk menyatukan anak perusahaan Jakpro.

“Perusahaan ini terlampau besar hingga tidak konsentrasi. Anak perusahaannya saja ada tujuh. Dari penjabaran mereka kami menyaksikan kelihatannya ada (anak usaha) yang penting dipadukan. Misalkan ada anak perusahaan yang pekerjaannya hanya sewakan rumah, nyewakan lahan, hanya itu . Maka kami sampaikan ke kepala BP BUMD agar jika memungkinkannya harus dipadukan ya satukan saja,” lebih Rasyidi.

Pembaruan
Dalam pada itu, Dirut PT Jakpro Iwan Takwin janji selekasnya lakukan pembaruan dan treatment pada semua anak usaha PT Jakpro.

See also  Kasus Gagal Ginjal Akut, Bareskrim Akan Hindari Pemilik CV Samudra Chemical

“Kami sedang berusaha agar anak-anak usaha kami yang tidak perform kami benahi . Maka sampai saat ini kami mencari penyakitnya di mana, kami pulihkan penyakitnya, baru kami beri obatnya,” ucapnya di ruang pertemuan.

Iwan menjelaskan, salah satunya taktik rekondisinya dengan perkuat kolaborasi di antara induk usaha dan anak-anak usaha.

“Tingkatan yang kami kerjakan dimulai dari audit-audit performa kemudian kami memberikan challenge ke anak usaha . Maka kami tidak tinggal diam. Kami sedang jalankan beberapa tahapan rekondisi,” bebernya.

Penskalaan
Dalam pada itu, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Pengurus BUMD Fitri Rahadiani menambah, sekarang ini, pihaknya sedang membuat penskalaan koordinasi usaha masing-masing anak usaha Jakpro. Arah. anak-anak usahaJakpro dapat konsentrasi pada sektor usaha masing-masing, terhitung salah satunya merger anak-anak usaha Jakpro yang satu sama lainnya.

“Seperti PMJ Land punyai usaha SPBU, sebetulnya seperti di mana sich?. Apa di PT Jakarta Oases Energi? . Maka kita petain satu-persatu. Misalkan usaha parkir, sebetulnya seperti di mana sich? 2023 ini kita riset anak-anak usaha Jakpro,” jelasnya.

Check Also

Meresmikan Bendungan Tamblang Memiliki biaya Rp820 Miliar, Jokowi: Uangnya Banyak Sekali

Meresmikan Bendungan Tamblang Memiliki biaya Rp820 Miliar, Jokowi: Uangnya Banyak Sekali Presiden Joko Widodo atau …