Gunakan Teknologi RISHA, Rumah Tahan Gempa Akan Dibuat di Cianjur

Gunakan Teknologi RISHA, Rumah Tahan Gempa Akan Dibuat di Cianjur

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono merencanakan untuk membuat rumah baru tahan gempa untuk korban yang tempat tinggalnya alami kerusakan berat, roboh, atau mau tak mau direlokasi, karena gempa Cianjur.

“Jika dibuat baru harus dengan standard tahan gempa dari Kementerian PUPR. Itu perintah presiden,” tutur Menteri Basuki.

Ia menambah pembuatan rumah baru ditujukan untuk korban gempa yang tempat tinggalnya alami kerusakan berat, roboh, atau mau tak mau direlokasi. Dan untuk korban gempa yang tempat tinggalnya alami kerusakan enteng dan sedang akan memperoleh ganti rugi Rp50 juta, yang disebut stimulasi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Jadi SOP-nya demikian, jika tempat tinggalnya hanya retak-retak dapat diperbarui sendiri itu diberi stimulasi yang disebut pekerjaannya BNPB, tetapi kalau yang roboh seperti rumah masyarakat, perkantoran, masjid, kantor Kodim, jembatan, itu sebagai pekerjaannya Kementerian PUPR untuk membenahi,” kata Basuki Hadimuljono.

Dia telah memerintah Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR untuk lakukan klarifikasi pada beberapa rumah korban gempa Cianjur. Adapun rumah baru untuk korban gempa Cianjur akan dibuat dengan teknologi tahan gempa Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA).

Teknologi RISHA ialah realisasi sebuah rumah dengan design modular yakni ide yang membagikan mekanisme jadi bagian-bagian kecil (modul) sama ukuran yang efektif agar dibuat jadi sebagian besar produk yang berbeda.

Design bangunan tempat tinggal dengan mekanisme modular ini bisa diubah atau diperkembangkan sesuai kemauan atau keperluan dari penghuninya. Disamping itu pembuatan rumah dengan teknologi RISHA cepat sekali.

“Kita punyai RISHA, karena itu contoh ada yang beberapa rumah tahan gempa semacam ini, kita akan gunakan. Saya telah meminta Dirjen Perumahan, beliau telah stock, telah membuat dahulu modul-modul tempat tinggalnya, jadi saat ini tinggal angkut, bergantung pada Pemda karena Pemda harus mempersiapkan tanahnya, kelak kita kerjakan land clearing dan kita bangun,” kata Basuki Hadimuljono.

See also  Dewan Kesenian Jakarta Sangkal Ada Kekacauan dalam Permufakatan Kesenian di TIM

Industri Hulu Migas Bergerak Tolong Korban Gempa Cianjur
Bencana Gempa bumi yang terjadi di Cianjur beberapa lalu sudah menyebabkan korban jiwa dan material di tengah-tengah usaha perbaikan perekonomian warga yang barusan bangun dari Pandemi Covid 19.

Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Dwi Soetjipto sampaikan duka yang dalam industri hulu migas pada bencana gempa Cianjur.

“Pertama kali, atas nama industri hulu migas, saya sampaikan berkabung ke beberapa korban gempa di Cianjur. Silahkan kita panjatkan doa bersama, mudah-mudahan Allah memberi kesembuhan yang cepat untuk yang cedera, dan Indonesia dan rakyatnya selalu dalam naungan Allah SWT,” kata Dwi saat pembukaan 3rd International Convention and Indonesian Upstream Oil and Gas 2022 (IOG 2022) di Bali.

Menyaksikan keadaan itu, SKK Migas sampaikan komitmennya untuk menggerakan industri hulu migas, baik kontraktor kontrak kerja-sama (Kontraktor KKS), industri pendukung hulu migas, dan management dan pekerja SKK Migas untuk memberi kontributor dalam bagiangan dana untuk memudahkan bencana gempa cianjur pada periode rekondisi, terhitung pembaruan beberapa rumah yang hancur.

“Penghimpunan kontribusi tengah berjalan. Kami akan percepat proses supaya kontribusi bisa selekasnya diteruskan,” ucapnya.

Dalam penerapan kegiatan pertolongan korban Gempa Cianjur, SKK Migas akan bekerjasama dengan instansi berkaitan di pusat atau daerah, supaya kontribusi industri hulu migas bisa dialokasikan secara baik dan pas hingga bisa menolong rekondisi korban Gempa Cianjur.

Korban 280 Orang
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil yang datang lewat cara online dalam IOG 2022 sampaikan jika sampai sekarang ini telah lebih dari 280 orang wafat karena gempa bumi Cianjur. Korps-nya terus bergerak untuk menolong warga yang terimbas gempa. “Sekarang ini kontribusi terus jalan untuk pastikan semua korban memperoleh kontribusi,” tutur Ridwan,

See also  Menuntut Gaji Naik 13 %, Demonstrasi Buruh Hidupkan Smoke Bomb di Patung Kuda

Gempa memiliki kekuatan magnitudo (M) 5,6 terjadi di Sukabumi dan Cianjur, Jawa Barat pada Senin (21/11). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaunching, gempa itu ialah gempa tektonik yang terjadi pada kedalaman 11 km.

 

Check Also

16 Hari Kampanye Anti-Kekerasan pada Perempuan dan Anak, DKI Buat Ruang Aman

16 Hari Kampanye Anti-Kekerasan pada Perempuan dan Anak, DKI Buat Ruang Aman Dinas Pemberdayaan, Perlindungan …