Hasil Ijtima PKB masalah Kiai Jadi Jurkam 2024, Gerindra: Jika di Masjid, Perlu Ditelaah Kembali

Hasil Ijtima PKB masalah Kiai Jadi Jurkam 2024, Gerindra: Jika di Masjid, Perlu Ditelaah Kembali

Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad memandang hasil Ijtima Ulama Nusantara yang diadakan mitra koalisinya, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), ihwal ulama dan kiai sebagai juru kampanye pada 2024 sebagai sisi dari taktik. Apa lagi menjelang bulan Ramadan, ulama dan kiai sering berkeliling-keliling untuk tarawih dan memberi khotbah keagamaan.

Menurut Dasco, peristiwa Ramadan ini dapat digunakan ulama-ulama itu. Walau begitu, ihwal sosok yang hendak dikampanyekan disebutkan Dasco ada di tangan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.

“Kemungkinan peristiwa ini dapat digunakan menurut ulama-ulama itu. Dan ini pasti stategi yang bagus menurut kami. Tetapi apa saja itu ketetapannya kelak, akan ditetapkan oleh Pak Prabowo dan Pak Muhaimin,” kata Dasco di Gedung DPR.

Dasco hakulyakin beberapa ulama dan kiai cukup arif tidak untuk sampaikan khotbah yang bau politik agama saat tarawih. Umumnya, katanya, pada bulan Ramadan ada khotbah yang dibikin oleh warga, misalkan acara pengajian komunitas.

Adapun bila kampanye politik ini dilaksanakan di Masjid, menurut Dasco hal tersebut perlu ditelaah kembali.

“Umumnya di saat bulan Ramadan itu kan bakal ada ceramah-ceramah yang disuruh oleh warga yang menbuat acara pengajian di komunitas, jika itu kan tidak ada permasalahan. Tetapi jika selanjutnya dilaksanakan di masjid, saya berpikir perlu ditelaah kembali,” katanya.

Selainnya hasilkan keputusan jika ulama dan kiai jadi juru kampanye nasional PKB pada 2024, Ijtima Ulama Nusantara hasilkan beberapa keputusan yang lain. Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid menyebutkan hasil Ijtima Ulama Nusantara yang diadakan partainya keluarkan keputusan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin sebagai capres 2024.

See also  Undang Sandiaga Uno di Bersilahturahmi Akbar, PPP Yogya: Kami Dorong untuk Maju Calon wakil presiden

Jazilul menyebutkan Ijtima Ulama Nusantara ini memberi wewenang ke Muhaimin untuk tentukan sosok calon presiden dari PKB di 2024.

“Hasil Ijtima Ulama Nusantara ini hasilkan keputusan menggerakkan ke Gus Muhaimin menjadi calon presiden atau calon wakil presiden di 2024 dan selekasnya membuat pasangannya,” tutur Jazilul di kawasan Jakarta Pusat.

Ia menyebutkan partainya ingin selekasnya lakukan publikasi Muhaimin dan pasangannya ke arah Pemilihan presiden 2024. Maka dari itu, PKB akan menggerakkan Partai Gerindra untuk selekasnya tentukan sosok capres-cawapres. “PKB sudah bergabung dengan Gerindra, tetapi beberapa kiai menggerakkan supaya Gus Muhaimin selekasnya pastikan pasangannya,” kata Jazilul.

Ijtima Ulama Nusantara ini diadakan semenjak Jumat, 13 Januari 2023 dan usai pada Sabtu, 14 Januari 2023. Beberapa figur yang datang dalam Ijtima Ulama Nusantara diantaranya Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud Md, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, sampai Wakil Presiden Ma’ruf Amin.

Check Also

Meresmikan Bendungan Tamblang Memiliki biaya Rp820 Miliar, Jokowi: Uangnya Banyak Sekali

Meresmikan Bendungan Tamblang Memiliki biaya Rp820 Miliar, Jokowi: Uangnya Banyak Sekali Presiden Joko Widodo atau …