Jokowi Diberitakan Mengumpulkan Pejabat Tinggi Polri di Istana Esok

Presiden Jokowi Diberitakan Mengumpulkan Pejabat Tinggi Polri di Istana Esok

Presiden Joko Widodo (Jokowi) diberitakan akan memberi instruksi langsung pada semua pejabat utama Polri sampai kepala kepolisian pada tingkat wilayah dan daerah.
Gagasannya pemberian instruksi itu akan dilaksanakan Jokowi langsung di Istana Negara. Hal itu tercantum pada Surat Telegram Rahasia (STR) bernomor: STR/764/X/HUM.1./2022.

Telegram itu tersebar di kalangan internal wartawan yang biasa meliput di Mabes Polri.

“Hasil rakor lewat zoom cloud rapat yang dipegang Kasetpres, berkaitan gagasan pembimbingan Presiden ke barisan Kepolisian,” isi surat telegram itu.

Panggilan ke barisan Polri ini gagasannya akan diadakan esok. Dalam surat itu, pengarahan dari Jokowi itu diperuntukkan ke Pejabat Utama Mabes Polri, Kapolda semua Indonesia, dan Kapolres/tabes semua Indonesia.

Mereka yang disuruh datang ikuti instruksi Jokowi disuruh berseragam dinas tanpa penutup kepala dan tongkat.

Beberapa Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen) yang diartikan pun tidak dikenankan bawa beberapa pengawal. Disamping itu, mereka dilarang bawa handphone dan cuma bisa bawa alat catat.

“Peserta tidak dikenankan bawa ADC, tidak bawa HP, cuma bawa buku catatan dan pulpen,” diambil dari surat telegram.

Peserta yang datang disuruh untuk lakukan PCR lebih dulu yang difasilitaskan Pusdokes Polri. Paling akhir, beberapa peserta disuruh untuk melakukan sholat Jumat di Gedung Krida Bhakti, Sekretariat Negara.

“Tindak lanjuti rapat koordinasi (rapat koordinasi) itu, dimohon ke pejabat khusus Mabes Polri dan Kapolda dan beberapa Kapolres yang berada di korps-nya untuk datang buat mendatangi giat pembimbingan Presiden diartikan,” bunyi surat telegram.

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo dan Karo Penmas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan berkaitan jadwal pembimbingan dari Jokowi itu. Tetapi ke-2 nya belum memberi jawaban sampai informasi ini disiarkan.

See also  Koalisi Penunjang Anies Baswedan Belum Dideklarasikan, PKS: Fondasi Dahulu Diperkokoh

Dalam pada itu, Kabag Humas Polri Kombes Nurul Azizah menyebutkan dianya belum juga terima info berkaitan panggilan itu.

“Saya tidak terinformasi,” katanya

Kasetpres Heru Budi Hartono dan Kepala KSP Moeldoko masalah jadwal itu melalui pesan singkat. Tetapi, sampai informasi ini di turunkan belum memberi respon.

Check Also

Pemeliharaan Sungai Ciliwung Dapat Jadi Ukuran Perawatan Sungai Lain di Indonesia

Pemeliharaan Sungai Ciliwung Dapat Jadi Ukuran Perawatan Sungai Lain di Indonesia Menteri Pekerjaan Umum dan …