Jokowi Kembali Jawab Nantikan masalah Reshuffle Kabinet 1 Februari

Jokowi Kembali Jawab Nantikan masalah Reshuffle Kabinet 1 Februari

Presiden Joko Widodo atau Jokowi kembali minta khalayak untuk menanti gagasan kocok ulangi atau reshuffle kabinet. Jokowi malas memberi komentar banyak masalah berita reshuffle yang hendak dipublikasikan Rabu, 1 Februari 2022.

“Nantikan,” kata Jokowi saat dijumpai selesai memeriksa project sodetan Kali Ciliwung di Jakarta Timur.

Ini ialah jawaban yang selalu diulangi Jokowi masalah reshuffle. Selama ini, Jokowi tidak menentang ihwal rumor reshuffle ini. “Nantikan saja, dinanti saja,” kata Jokowi saat ditanyakan peluang ada reshuffle di tahun ini berkunjung Block A Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Saat ditanyakan apa reshuffle akan datang dari Menteri NasDem, Jokowi kembali memberi jawaban yang serupa. “Dinanti saja,” katanya.

3 hari selanjutnya, Jokowi pun tidak menentang rumor ini. “Esok. Ya esok, dapat Jumat dapat Senin dapat Selasa dapat Rabu,” kata Jokowi sekalian ketawa kecil, saat berkunjung Block Rokan di Dumai, Riau.

Awalnya, tekanan reshuffle dikatakan beberapa politisi PDIP pada menteri dari Partai NasDem. Ketua Dewan Pimpinan Pusat PDIP Djarot Saiful Hidayat menjelaskan saran menilai dua menteri NasDem, yakni Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar bukan hanya didasari pada performanya.

Menurutnya, asal partai menteri itu memengaruhi saran reshuffle. Syahrul dan Siti datang dari Partai NasDem. Selesai mengangkat Anies Baswedan sebagai capres 2024, tekanan pada partai untuk keluar koalisi simpatisan Presiden Joko Widodo kuat, satu diantaranya dari PDIP.

“Satu performanya, dua terhitung partainya. Jika memang gentle benar telah semacam itu, akan lebih bagus untuk menteri-menterinya memundurkan diri,” kata Djarot di Kantor DPP PDIP, Jakarta Pusat.

See also  Jokowi Claim BPJS Kesehatan Telah Berbeda: Duitnya Cukup Bayar Bill Rumah Sakit

Kemarin, Istana pastikan Jokowi tidak lakukan reshuffle pada Januari ini. “Tidak ada, tidak ada,” kata Menteri Sekretaris Negara Pratikno di Istana Negara, Jakarta. Tetapi saat ditanyakan peluang reshuffle pada Januari, Pratikno menjawab, “ya tidak tahu jika itu.”

Dalam pada itu, Sekretaris Kabinet Pramono Anung pilih hemat berbicara. “Saya tidak tahu jika ada yang bocor (reshuffle),” katanya.

Ditanyakan berulang-kali, Pramono tidak memberikan jawaban jelas. Terhitung, masalah info jika reshuffle akan diadakan pada Januari ini. “Saya sisi nyimpen yang tidak bocor, dasarnya saya nyimpen yang tidak bocor,” tutur politisi PDI Perjuangan ini.

Check Also

Meresmikan Bendungan Tamblang Memiliki biaya Rp820 Miliar, Jokowi: Uangnya Banyak Sekali

Meresmikan Bendungan Tamblang Memiliki biaya Rp820 Miliar, Jokowi: Uangnya Banyak Sekali Presiden Joko Widodo atau …