Jokowi Meminta Kapolri Ungkapkan Kasus Benturan PT GNI: Banyak Pekerja Indonesia

Jokowi Meminta Kapolri Ungkapkan Kasus Benturan PT GNI: Banyak Pekerja Indonesia

Presiden Joko Widodo atau Jokowi minta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk ungkap seterang mungkin kasus benturan antara karyawan PT Gunbuster Nickel Industri (GNI) di Morowali Utara, Sulawesi tengah. Jokowi minta Listyo jaga supaya semua operasional perusahaan kembali jalan.

“Karenanya tentu saja akan mengusik tenaga kerja Indonesia yang banyaknya lumayan besar, yang tentu saja terimbas jika operasional perusahaan ini terusik,” kata Kapolri menerangkan perintah Jokowi di Istana Negara, Jakarta.

Awalnya, benturan terjadi pada Sabtu malam, 14 Januari 2023. Mengakibatkan, dua tenaga kerja Indonesia alias TKI dan satu tenaga kerja asing alias TKA meninggal.

Listyo Sigit menerangkan benturan di pabrik smelter ini dipacu oleh hasutan karena ada ajakan berhenti kerja dan beberapa permasalahan industrial yang dibahas di perusahaan. Listyo menyebutkan ajakan berhenti dari karyawan ini menimpulkan kontra dan pro, hingga kemudian terjadi usaha pemaksaan.

Karena pemaksaan, ada penampikan oleh beberapa karyawan. Tetapi yang ditebarkan yakni seakan-akan terjadi pukulan oleh TKA ke pekerja Indonesia. “Hingga berikut selanjutnya yang munculkan dampak hasutan dan menyebabkan berlangsungnya serangan,” kata Listyo.

“Jadi berkaitan dengan rumor hasutan yang ada, saya lempengkan jika kejadian yang sebetulnya tidak semacam itu,” kata Listyo, menentang berita TKA yang menganiaya pekerja Indonesia terlebih dulu.

Di pabrik ini, Listyo menyebutkan ada 1.300 TKA dan 11 ribu pekerja Indonesia yang nanti bertambah jadi 30 ribu. TKA di situ bekerja untuk tangani tugas tehnis dan pindah pengetahuan ke pekerja lokal. Karena di situ ada politeknik untuk keperluan pindah pengetahuan.

Listyo menyebutkan kejadian di Morowali ini bisa ditangani, di mana terdapat 71 yang diamankan dan 17 orang diputuskan sebagai terdakwa. Berdasar info paling akhir, Listyo menyebutkan perusahaan akan bekerja kembali esok.

See also  Meresmikan Bendungan Tamblang Memiliki biaya Rp820 Miliar, Jokowi: Uangnya Banyak Sekali

“Saya minta ke semua warga, semua karyawan, tidak untuk gampang terhasut dengan desas-desus yang belum pasti terang kebenarannya,” katanya.

Dalam pada itu, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menyebutkan akar permasalahan ada di tuntutan ke perusahaan yang belum ditanggapi. Hingga, terjadi tindakan pengacau untuk memberi respon sikap perusahaan.

Sekarang ini, ia menyebutkan pihaknya telah turunkan perantara untuk memediasi tuntutan buruh di PT GNI. Dia minta pengawas propinsi memantau peristiwa di perusahaan. “Ini hari kekeduanya telah lakukan perantaraan dan telah diraih kesepakatan-kesepakatan,” katanya di Istana.

Dia menyebutkan beberapa tuntutan pekerja telah ditanggapi oleh perusahaan. “Kami akan melihat sejauh mana persetujuan itu dan kami akan memantau implikasi persetujuan itu,” kata Ida.

Check Also

Meresmikan Bendungan Tamblang Memiliki biaya Rp820 Miliar, Jokowi: Uangnya Banyak Sekali

Meresmikan Bendungan Tamblang Memiliki biaya Rp820 Miliar, Jokowi: Uangnya Banyak Sekali Presiden Joko Widodo atau …