Minta Maaf ke Masyarakat Bali, Luhut: Tidak Tujuan Membuat Susah

Minta Maaf ke Masyarakat Bali, Luhut: Tidak Tujuan Membuat Susah

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mohon maaf ke warga Bali, berkaitan ajang puncak KTT G20. Ia juga mengimbau warga Bali kurangi kegiatan sepanjang KTT G20.
“Ke masyarakat Bali, saya minta maaf karena penerapan G20. Kami tidak berniat membuat rekan-rekan susah, tetapi terkadang tidak dapat dijauhi,” kata Luhut dalam konferensi pers Siap G20.

Sama sesuai saran Pemerintah Propinsi Bali, warga disarankan lakukan aktivitas dari rumah baik bekerja atau sekolah bila memungkinkannya.

“Tidak berarti jangan keluar dari rumah, tetapi kami menggerakkan aktivitas dapat dilaksanakan di dalam rumah. Pengalaman dengan Covid-19 kemarin semua dapat dilaksanakan,” ujarnya.

Untuk menyongsong puncak KTT G20, beragam penataan dan limitasi dilaksanakan. Ketentuan jalan raya berbentuk limitasi kendaraan secara ganjil-genap (gage) untuk pemakai kendaraan beroda 4 akan diaplikasikan saat penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali. Ketentuan itu akan diawali semenjak 11-17 November 2022 kedepan.

Pemerlakukan itu akan dikerjakan dimulai dari jam 06.00 sampai 22.00 WITA. Penataan ini dieksepsikan untuk kendaraan dinas pimpinan negara, menteri dan pimpinan lembaga, kendaraan dinas polisi/TNI, kendaraan dinas tamu negara, ambulans dan pemadam kebakaran dan kendaraan disabilitas.

Titik ganjil genap di Bali
Mencuplik account Instagram Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai @baliairport, berikut beberapa titik gage di Bali:

1. Simpang Pesanggaran – Simpang Sanur

2. Simpang Kuta – Simpang Pesanggaran

3. Simpang Kuta – Tugu Ngurah Rai

4. Tugu Ngurah Rai – Nusa Dua

5. Simpang Pesanggaran – Gerbang Benoa

6. Simpang Lapangan Terbang (DPS) – Tugu Ngurah Rai

7. Jimbaran – Uluwatu

See also  Pandemic Fund Masih Kurang, Jokowi Berharap Ada Support Dana Lebih Besar

8. Jalan Tol Bali Mandara

9. Jalan Uluwatu Dua

10. Jalan Raya Kampus Universitas Udayana

Disamping itu, Kepolisian Daerah Propinsi Bali lakukan limitasi operasional angkut barang di tanggal 11-17 November 2022 dimulai dari jam 06.00 WITA sampai 22.00 WITA. Penataan itu diterapkan di sejumlah batas jalan yang serupa dengan kendaraan mobil.

“Mekanisme ganjil-genap berbentuk larangan untuk mobil penumpang dengan pertanda nomor kendaraan (TNKB) ganjil lewat di tanggal genap dan kebalikannya,” ungkapkan Polda Bali dalam postingnya.

Check Also

Polda Metro Jaya Kembali Aktifkan Tilang Manual, Ini Pelanggaran yang Dibidik

Polda Metro Jaya Kembali Aktifkan Tilang Manual, Ini Pelanggaran yang Dibidik tuntunan Direktorat Lalu Lintasi …