Pemerintah provinsi DKI akan Ikutsertakan Polda Metro Masalah Gagasan Jalan Berbayar ERP di 25 Titik

Pemerintah provinsi DKI akan Ikutsertakan Polda Metro Masalah Gagasan Jalan Berbayar ERP di 25 Titik

Pemerintahan Propinsi DKI Jakarta merencanakan mengaplikasikan peraturan jalan berbayar atau Electronic Road Pricing (ERP) di 25 batas jalan. Direktur Lalu Lintasi Polda Metro Jaya Komisaris Besar Latif Usman menjelaskan, pihaknya akan turut serta dimulai dari ulasan sampai eksekusi gagasan itu.

“Tentu saja pasti turut serta. Ini permasalahan jalan raya tidak dapat dipikul sendiri, harus semua gotong-royong,” tutur ia ke reporter.

Menurut Latif, peraturan ini mempunyai tujuan kurangi kemacetan jalan raya. Gagasan ini, lanjut ia, awalnya pernah diulas saat sebelum dianya memegang Direktur Lalu Lintasi Polda Metro Jaya.

“Maksudnya untuk bagaimana penataan volume kendaraan dapat ditata jam operasinya atau mereka limitasi untuk kegiatan warga seperti peraturan ganjil genap,” jelas ia.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Syafrin Liputo menjelaskan akan percepat penuntasan peraturan peraturan ERP pada tahun ini. Perancangan itu telah masuk ke program di Badan Pembangunan Ketentuan Daerah (Bapemperda) DPRD DKI Jakarta hal Pengaturan Lalu Lintasi Secara Elektronik.

Tetapi, Syafrin tidak dapat pastikan kapan peraturan itu selesai. “Kami masih konsentrasi pada penyelesaian peraturannya. Nach, untuk peraturannya pasti berbentuk Ketentuan Daerah,” papar ia.

Dinas Perhubungan bersama Bapemperda DPRD DKI masih mengulas urgensi peraturan ini diaplikasikan. Eksekutif dan legislatif belum mendetailkan Raperda pasal untuk pasal.

Disamping itu, kata Syafrin, Dinas Perhubungan terus sesuaikan ketentuan dengan perubahan terkini supaya peraturan jalan berbayar ERP bisa diaplikasikan secara mendalam.

“Pasti dari segi itu menjadi kami serasikan dengan ketentuan dunia. Saat ini, kan di zaman revolusi 4.0, karena itu pasti untuk penataan secara mendalam di Jakarta kami samakan,” sebut ia.

See also  AHY Sebutkan Koalisi Peralihan Perlu Punyai Pasangan Membawa Peluang Menang

 

Check Also

Meresmikan Bendungan Tamblang Memiliki biaya Rp820 Miliar, Jokowi: Uangnya Banyak Sekali

Meresmikan Bendungan Tamblang Memiliki biaya Rp820 Miliar, Jokowi: Uangnya Banyak Sekali Presiden Joko Widodo atau …