Selesai Penemuan Mayat di Kalideres, RT-RW Disuruh Mendekati Tetangga yang Tertutup

Selesai Penemuan Mayat di Kalideres, RT-RW Disuruh Mendekati Tetangga yang Tertutup

Pemerintah Kota Jakarta Barat menilai barisan RT dan RW di Kalideres, susul penemuan mayat sekeluarga dalam suatu rumah Jalan Taman Asri 3, RT 7/ RW 15, Citra Garden 1 kemarin.

“Barusan saya ada rapat kembali dengan beberapa lurah supaya dikatakan pada ketua RW selanjutnya RT dan LMK dari sisi kerjakan tupoksi (pekerjaan dasar dan fungsi), kita masih tetap menyaksikan ke faktor lain,” kata Camat Kalideres Naman Setiawan di Jakarta.

Menurut Naman, pekerjaan RT dan RW di daerah bukan sekedar mencatat saja tetapi membuat hubungan yang aktif dengan masyarakat. Hubungan harus juga dibuat di antara barisan RT/RW ke masyarakat yang berkesan tertutup dengan sekitar lingkungan.

Wujud hubungan itu dapat diawali dari mengikutsertakan masyarakat dalam beberapa aktivitas lingkungan sampai membuat forum tatap muka masyarakat. “Barang kali untuk lakukan pendekatan, hingga kita mengetahui apa sich persoalan. Bila ada persoalan kita pecahkan bersama sama,” terang ia.

Tidak itu saja, ia menghimbau beberapa RT dan RW untuk aktif manfaatkan sosial media untuk merajut jalinan dengan sama-sama masyarakat. “RT/RW harusnya punyai jaringan group di sosial media. Meskipun tidak bertatap muka atau jarang bertatap muka tapi komunikasi melalui sosmed masih tetap lancar,” terang ia.

Dengan bertambahnya hubungan antarwarga, ia mengharap kejadian kematiannya sekeluarga tidak terulang kembali di daerah Kalideres.

Awalnya, masyarakat Kalideres dihebohkan dengan penemuan empat mayat pada sebuah rumah yang terkunci dari dalam. Kasus ini bermula saat ketua RT di tempat menghirup bau busuk dari di rumah korban, Kamis, 10 November 2022 sekitaran jam 18.00.

Ketua RT juga melapor ke Polsek Kalideres berkaitan penemuan berbau busuk itu. Bersama dengan polisi, ketua RT pada akhirnya memaksakan masuk ke rumah itu. “Waktu itu pagar rumah dan pintu utama terkunci,” kata Kapolres Jakarta Barat, Komisaris Besar Pasma Royce, Jumat, 11 November 2022

See also  Polisi Akan Gelar Kasus, Tetapkan Status Kasus Content "Kelucuan konyol" Baim Wong-Paula

Saat pintu utama dibuka, petugas merasakan empat mayat di tiga ruang berlainan, yaitu ruangan tamu, kamar tengah dan ruangan belakang.

“Untuk mayat yang diketemukan dalam nama di kartu keluarga jika identitas atas nama RY umur 71 dan RN umur 68 tahun dan DF ialah anaknya wanita berumur 42 tahun dan BG umur 69 sebagai ipar dari bapaknya,” kata Pasma.

Sesudah mayat diketemukan, polisi langsung lakukan pengecekan disekitaran lokasi. Kemudian, ke-4 korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati Jakarta Timur untuk proses autopsi.

Berdasar hasil autopsi, diketemukan fakta bawah tidak ada konsumsi makanan atau minuman dalam lambung beberapa korban.

“Lambung beberapa mayat ini tidak ada makanan jadi dapat diperhitungkan berdasar pengecekan dari dokter jika mayat ini tidak ada minum dan makan lumayan lama, karena dari otot ototnya telah menjadi kecil,” kata Kapolres Jakarta Barat Kombes Pasma Royce.

Disamping itu, pihaknya pun tidak mendapati pertanda kekerasan benda pijakl atau benda tajam di sekujur badan beberapa mayat.

Check Also

Polda Metro Jaya Kembali Aktifkan Tilang Manual, Ini Pelanggaran yang Dibidik

Polda Metro Jaya Kembali Aktifkan Tilang Manual, Ini Pelanggaran yang Dibidik tuntunan Direktorat Lalu Lintasi …